Thursday, Oct 23rd

Last update05:00:00 PM GMT

You are here: Berita Family Gathering: Satu Perahu Satu Tujuan

Family Gathering: Satu Perahu Satu Tujuan

E-mail Print PDF

{jathumbnail off}

Arung Jeram di Citarik

Sekitar delapan puluh peserta Family Gathering berangkat dari Surau Baitul Amin (SBA) dengan menggunakan bus menuju Citarik, Sukabumi, Jawa Barat, di pagi hari Selasa, 22 November lalu. Rombongan yang terdiri dari anggota Panitia Peradaban Bersih (Pandabsih), keluarga besar Pimpinan Yayasan Prof. DR. H. Kadirun Yahya (YPDKY), dan  dua puluh lima anak surau, atau ’Anshor’, sebutan bagi jamaah yang menetap dan mengabdi di surau. Turut serta di acara untuk bersuka cita ini, jajaran pengurus Pos Mes Bandara (PMB), salah satu tempat wirid dalam naungan (YPDKY) dan empat orang tamu yayasan dari Malaysia dan Brazil.

Usai mengarungi jeram sungai Citarik, bersepak bola, makan malam bersama acara suka cita berlanjut dengan api unggun dan bernyanyi bersama.

Pengurus II Surau Baitul Amin, Bang Arie menyampaikan maksud diadakannya acara,“Family gathering disini maksudnya adalah keluarga. Keluarga besar kita yang ada di surau; ada Pandabsih, Anshor,(abang dan kakak dari) PMB dan FIFAS (Federasi Fasilitator Surau – ed).”Bang Arie menyampaikan bahwa diri kita terbentuk oleh orang-orang yang dekat dengan kita. Intinya, siapa diri kita dapat dilihat dari siapa teman kita. Selanjutnya beliau menyampaikan, “Jika mau lihat teman, inilah teman-teman kita, inilah keluarga kita.”

“Kita berkumpul dalam rangka menyatukan kembali rasa persahabatan dan persaudaraan yang selama ini terjalin. Kita sudah dalam “satu perahu dan satu tujuan,” tentu jalinan silaturahim harus terus ditingkatkan,” pesan Bang Arie pada pertemuan malam di tengah-tengah komplek penginapan. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa tiap anggota dalam perahu harus terus menjaga kekompakan, saling menjaga, saling mengingatkan menuju pembangunan karakter “7 Nilai” sebagai ciri-ciri terbentuknya sebuah Peradaban.

Acara berkumpul bersama ini juga merupakan kesempatan untuk me-review Program Pandabsih yang sudah berjalan 6 bulan, mencakup seluruh area termasuk sosialisasi, masalah sampah, leadership atau model kepemimpinan, masalah ibadah, juga coffee morning, pertemuan-pertemuan yang ‘serius tapi santai’ untuk membahas hal teknis pelaksanaan dan memperkuat keakraban. Terakhir, Bang Arie menekankan pada nilai silaturrahim yang terkandung dalam acara family gathering, yaitu ajakan untuk menjadi orang yang baik, yang berakhlak bersih sesuai dengan koridor islam. “Kita menjadi orang baik itu juga termasuk ubudiyah,”ungkap Bang Arie.

Silaturahim bersama Keluarga Besar

Review dan evaluasi ditutup dengan menilik makna yang terkandung dalam Surat Adz-Dzariyaat (56) ayat 51 yang artinya “Tidak akan kuciptakan jin dan manusia kecuali untuk semata-mata beribadah kepadaku.” Semoga semua yang dilakukan oleh Pandabsih dan kita semua adalah semata untuk menggapai keridhaan-Nya. Aamiin Yaa Robbal ‘Aalamiin. [ELIN/ASD/DA]

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Share/Save/Bookmark